JakVR - Virtual Reality Guide

Philip Seymour Hoffman (REUTERS/Max Rossi/Files)

Philip Seymour Hoffman (REUTERS/Max Rossi/Files)

VIVAlife- Kematian Bintang Hunger Games, Philip Seymour Houfman pada 2 Februari 2014 lalu masih ramai menjadi perbincangan publik.

Ditambah lagi, belum lama ini, diary atau buku harian Hoffman ditemukan oleh pihak polisi setempat.

Bukan hanya satu buku harian, melainkan dua. Buku yang berisi catatan pribadi Hoffman itu ditemukan di apartemennya. Tak hanya berisi catatan pribadi, tercantum pula rekening rinci tentang pertempurannya untuk sadar dari masalah kecanduan.

Seperti diberitakan XinMsn, Hoffman sebelumnya ditemukan tewas di apartemennya di New York City. Saat itu, ia diduga meninggal akibat overdosis heroin.

Namun, dalam buku hariannya tertulis, sesungguhnya, Hoffman berjuang keras untuk mengendalikan nafsu setannya. Ia berusaha menghentikan transaksi narkoba karena ia benar-benar ingin sembuh dari kecanduan. Sebelum meninggal, ia bahkan sempat hadir dalam pertemuan Narkotika Anonymous.

Seorang sumber mengatakan kepada NBC News, “Ini arus kesadaran dan sulit untuk diikuti. Dalam satu baris ia merujuk kepada Frank yang selalu berhutang dan pada halaman yang sama dia menulis tentang seorang gadis 15 tahun dari Texas.”

“Ini jelas berisi beberapa pencarian jiwa. Tapi ada cukup banyak juga isi buku yang bertele-tele yang tidak masuk akal,” lanjut sumber.

Beberapa isi tulisan dalam buku milik Hoffman itu ditulis dengan tulisan tangan. Dibuat saat Hoffman terakhir berada di panti rehab tahun lalu.

Upacara pemakaman aktor peraih Oscar berusia 46 tahun ini, telah digelar 7 Februari lalu. Sekitar 400 pelayat, termasuk Cate Blanchett, Julianne Moore dan Diane Keaton, menghadiri pemakaman Hoffman di Gereja Katolik St Ignatius Loyola di Manhattan.


viva

guegamersSelebritisCate Blanchett,Hunger Games,Max Rossi Files,Philip Seymour Hoffman,REUTERS
Philip Seymour Hoffman (REUTERS/Max Rossi/Files) Philip Seymour Hoffman (REUTERS/Max Rossi/Files) VIVAlife- Kematian Bintang Hunger Games, Philip Seymour Houfman pada 2 Februari 2014 lalu masih ramai menjadi perbincangan publik.Ditambah lagi, belum lama ini, diary atau buku harian Hoffman ditemukan oleh pihak polisi setempat.Bukan hanya satu buku harian, melainkan dua. Buku yang berisi...

Comments

comments