JakVR - Virtual Reality Guide

TEMPO.CO, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai melakukan pembangunan Jalan Arteri Utara di wilayah Utara Kabupaten Bekasi pada 2014 mendatang. Jalan itu akan menghubungkan empat kecamatan di wilayah utara sampai dengan perbatasan dengan Kabupaten Karawang.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, E.Y Taufik mengatakan, pembangunan tahap awal dengan melakukan pembebasan lahan sepanjang lima kilometer dengan dana sebesar Rp 60 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014. “Pertama dibebaskan di Muara Bakti, Kecamatan Babelan,” katanya, Senin, 16 Desember 2013.

Taufik mengatakan, rencananya jalan tersebut melintasi tiga kecamatan di wilayah utara, di antaranya Kecamatan Tarumajaya, Babelan, Cabangbungin, dan Muara Gembong sampai dengan perbatasan Kabupaten Karawang. Jalan Arteri Utara tersebut, mempunyai panjang sekitar 23 kilometer dengan lebar 14 meter. Pembangunan maupun pembebasan lahan sendiri dilakukan secara bertahap. “Target penyelesaian pembangunan sampai 2016,” katanya.

Taufik mentakan, pembangunan Jalan Arteri Utara Bekasi itu mempunyai kendala seperti pembebasan lahanya. Karena, ada sebagian lahan milik Perhutani, untuk membebaskan lahan tersebut harus ada izin dari Kementrian Kehutanan. Namun, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu prosesnya.

Lebih lanjut kata dia, kendati biaya pembangunan jalan menelan biaya cukup banyak, pemerintah daerah akan melibatkan pihak ke tiga, seperti PT Pertamina. Sebab, jalan itu sangat dibutuhkan sebagai akses kendaraan untuk kebutuhan minyak dan gas (Migas) di wilayah Kecamatan Babelan. Apalagi, kalau kilang migas di Muara Gembong dibuka. “Seluruh pemerintahan akan dilibatkan untuk mendukung,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Jamaludin mengatakan, jalan arteri Utara Bekasi ini akan menyambungkan wilayah Utara Kabupaten Bekasi. Karena selama ini, untuk mencapai wilayah Cabangbungin dan Muara Gembong harus melintasi wilayah Cikarang. Sehingga, kalau jalan tersebut sudah dapat diakses, cukup melintas dari Babelan.

Ia menambahkan, pembangunan Jalan Arteri Utara Bekasi ini juga untuk menopang akses jalan tol Cibitung¬† Merunda Jakarta Utara yang akan segera dibangun oleh PT Jasamarga dan Kementrian Pekerjaan Umum. “Untuk menghidupkan ekonomi di wilayah Utara Bekasi,” katanya menjelaskan.

Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Bekasi, Taih Minarno mengatakan, dana untuk pembebasan lahan di tahun 2014 sudah dianggarkan pada APBD 2014 mendatang. Sementara itu, guna pembangunan fisik jalan sepanjang 23 kilometer, dibutuhkan biaya sebesar Rp 273 miliar.

ADI WARSONO


tempo

guegamersBerita & PolitikADI,CO,Jalan Arteri Utara,TEMPO,WARSONO
TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai melakukan pembangunan Jalan Arteri Utara di wilayah Utara Kabupaten Bekasi pada 2014 mendatang. Jalan itu akan menghubungkan empat kecamatan di wilayah utara sampai dengan perbatasan dengan Kabupaten Karawang.Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, E.Y Taufik mengatakan, pembangunan...

Comments

comments