JakVR - Virtual Reality Guide

Ilustrasi bercinta. (iStockphoto)

Ilustrasi bercinta. (iStockphoto)

VIVAlife – Saat bercinta, suara yang dikeluarkan pasangan bisa jadi tanda kepuasan atau hasrat untuk merangsang gairah. Namun suara pria asal Italia bernama Romeo Artemio Lori justru membawa sial.

Suara itu membuatnya harus masuk penjara selama enam bulan. Siapa yang menjebloskannya? Tetangganya sendiri. Sebab, perilaku seks Romeo dan pasangannya dinilai mengganggu tidur para tetangga.

Tak tanggung-tanggung, ada 12 tetangga yang mengadukan pria 42 tahun itu. Mereka mengadu pada pihak berwajib lantaran suara Romeo tak lagi sekadar desahan pembangkit gairah bercinta. Bagi mereka, itu lebih mirip suara bising.

Pengadilan memutus, Romeo bersalah. Namun, pria itu tak puas. Ia merasa sama sekali tak bersalah. Mengutip laman Mirror, Romeo mengklaim diri sebagai pria hebat soal bercinta. Suara yang ia keluarkan tidak bising, melainkan sebuah desahan untuk pasangan.

Untuk itu, ia berencana mengajukan banding secepatnya.

Ekspresi

Bersuara saat bercinta, sejatinya merupakan ekspresi kenikmatan. Dalam ilmiah, itu disebut copulatory vocalization. Ekspresinya bisa berupa desahan, teriakan, erangan, kata-kata tak pantas, rintihan, tawa, bahkan tangis. Biasanya, itu juga dibarengi gerakan tubuh yang ritmik.

Wanita dianggap lebih “vokal” saat bercinta dibanding pria. Selain melakukannya saat nyaris mencapai klimaks, teriakan juga dilontarkan demi menumbuhkan rasa percaya diri pada pasangan. Itu juga bisa menjadi sinyal komunikasi. (eh)


viva

guegamersBerita & PolitikRomeo Artemio Lori
Ilustrasi bercinta. (iStockphoto) Ilustrasi bercinta. (iStockphoto) VIVAlife - Saat bercinta, suara yang dikeluarkan pasangan bisa jadi tanda kepuasan atau hasrat untuk merangsang gairah. Namun suara pria asal Italia bernama Romeo Artemio Lori justru membawa sial.Suara itu membuatnya harus masuk penjara selama enam bulan. Siapa yang menjebloskannya? Tetangganya sendiri. Sebab, perilaku seks...

Comments

comments