JakVR - Virtual Reality Guide

Kosmetik berbahaya disita (Foto Ilustrasi). (VIVAnews/Erick Tanjung)

Kosmetik berbahaya disita (Foto Ilustrasi). (VIVAnews/Erick Tanjung)

VIVAlife – Akhir-akhir ini, tren online shop semakin menjamur. Berbagai barang bisa didapatkan lewat online shop, termasuk kosmetik. Di tengah meningkatnya peminat bisnis ini, meningkat pula berbagai modus penipuan dari penjualan fiktif maupun pemalsuan barang. 

Yang paling membuat para wanita takut adalah penjualan kosmetik palsu, serta penjualan kosmetik ilegal tanpa izin resmi Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Banyak di antaranya menjual kosmetik pemutih wajah. Hasil dari kosmetik palsu atau pun kosmetik ilegal tersebut sepintas mungkin tidak mengecewakan. Kulit putih dalam sekejap. 

Namun, jangan segera merasa puas jika Anda mendapatkan hasil memuaskan dalam waktu singkat. Siapa tahu ada bahaya yang mengintai di balik produk-produk tersebut.

“Biasanya produk dikemas dalam dua paket. Krim pagi dan krim malam,” kata dr. Yeyen Yovita Mulyana SpKK, M.Kes, seorang ahli kecantikan saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta.

Lebih lanjut, Yeyen membeberkan ciri-ciri yang paling mudah dikenali dari kosmetik ilegal berbahaya tersebut.

“Krim pagi cirinya kuning mengarah ke orange mengandung mercuri. Krim malamnya biasanya putih mengandung steroid,” ujarnya.

Menurut Yeyen, kedua kandungan bahan tersebut sangat berbahaya bagi penggunanya. Tidak hanya kulit, tetapi juga kesehatan tubuh seluruhnya. Yeyen pun menceritakan pengalaman seorang pasien yang menjadi korban kosmetik tersebut. 

Wajah sang pasien membengkak dengan jerawat yang besar bahkan bernanah, saat si pasien menghentikan penggunaan kosmetik tersebut.

“Sangat berbahaya, karena krim ini masuk ke pori-pori dibawa ke pembuluh darah, lalu menjalar ke seluruh tubuh efeknya,” tutur Yeyen.

Untuk lebih meyakinkan konsumennya, tak jarang produsen kosmetik berbahaya ini menggunakan nama-nama artis untuk menamai produknya. Banyak di antaranya juga menggunakan nama-nama produk ternama untuk dipalsukan. (art)


viva

guegamersBerita & PolitikBadan Pengawasan Obat,Erick Tanjung,Foto Ilustrasi,Menurut Yeyen,Yeyen Yovita Mulyana
Kosmetik berbahaya disita (Foto Ilustrasi). (VIVAnews/Erick Tanjung) Kosmetik berbahaya disita (Foto Ilustrasi). (VIVAnews/Erick Tanjung) VIVAlife - Akhir-akhir ini, tren online shop semakin menjamur. Berbagai barang bisa didapatkan lewat online shop, termasuk kosmetik. Di tengah meningkatnya peminat bisnis ini, meningkat pula berbagai modus penipuan dari penjualan fiktif maupun pemalsuan barang.  Yang paling membuat para...

Comments

comments