JakVR - Virtual Reality GuideVIVAlife – Penyanyi keroncong, Waldjinah, memiliki cerita tersendiri soal pengalamannya mengenalkan dan mengajarkan musik keroncong pada negara tetangga, Malaysia.

Padahal Malaysia sempat mengklaim, musik keroncong adalah miliknya. Namun, Waldjinah sebagai musisi legendaris itu mengaku, pernah diminta oleh pihak negara Malaysia untuk menjadi dosen tamu di salah satu universitas di Kesultanan, Johor, Malaysia.

Waldjinah menyatakan disambangi oleh salah satu orkestra keroncong dari Johor, Malaysia, sekitar dua minggu yang lalu. Maksud kedatangan mereka, untuk mengetahui kabar kesehatan dari pelantun Tanjung Perak ini.

“Karena kan mereka para pecinta musik keroncong tahunya saya sakit. Jadi mereka ingin tahu apakah saya bisa nyanyi lagi. Tapi tak menutup kemungkinan, nanti saya akan diundang lagi di Malaysia, ” tutur Waldjinah saat temui VIVAlife di rumahnya, Mangkuyudan, Solo.

Saat disambangi oleh orkestra kelompok tersebut, ingatan Waldjinah mundur pada 17 tahun lalu. Maklum Waldjinah memang pernah diminta menjadi bintang tamu sekaligus sharing pengalaman (dosen tamu) selama sepuluh hari di salah satu universitas di Johor, Malaysia.

“Sekitar tahun 1996 personel orkestra keroncong itu juga datang pada saya. Mereka meminta saya untuk sedikit berbagi pengalaman mengenai keterampilan bermusik keroncong. Ya, seperti bagaimana bermain cuk, pedotane suara seperti apa hingga sistem pernafasan saat menyanyi keroncong, ” jelas Waldjinah.

Sedikit bercerita, Waldjinah waktu itu begitu disambut dengan hangat oleh Kesultanann Johor.  Ia sempat naik kereta kencana Kesultanan Johor dan berkeliling di kerajaan tersebut.

“Wah, sambutannya untuk saya waktu itu sangat meriah. Bahkan yang menyambut dari pihak kesultanan sendiri,” katanya mengenang.

Kedatangan dari pihak orkestra Johor Malaysia itu pun tak hanya sekali dua kali. Saat era Jokowi, mereka juga pernah menyambangi Solo. Mereka dengan terang-terangan ingin belajar musik keroncong. Karena mereka merasa sebagai saudara serumpun juga menjadi bagian untuk melestarikan keroncong.

“Waktu itu saya menemuinya dengan Pak Jokowi, sekitar tahun 2005. Waktu itu saya weling (berpetuah), silakan saja kalau mau belajar dan melestarikan musik keroncong. Tapi jangan sampai musik keroncong ini diklaim milik oleh Anda karena musik ini milik kami, ” ungkap Waldjinah.

viva

guegamersSelebritisJohor Malaysia,Kesultanan Johor,Kesultanann Johor,Maklum Waldjinah,Malaysia,Pak Jokowi,Tanjung Perak
VIVAlife - Penyanyi keroncong, Waldjinah, memiliki cerita tersendiri soal pengalamannya mengenalkan dan mengajarkan musik keroncong pada negara tetangga, Malaysia. Padahal Malaysia sempat mengklaim, musik keroncong adalah miliknya. Namun, Waldjinah sebagai musisi legendaris itu mengaku, pernah diminta oleh pihak negara Malaysia untuk menjadi dosen tamu di salah satu universitas di Kesultanan,...

Comments

comments