JakVR - Virtual Reality Guide

Nick dan Richard berhasil keliling dunia dengan tuk tuk, bajaj ala Thailand. (Tuk Tuk Travels)

Nick dan Richard berhasil keliling dunia dengan tuk tuk, bajaj ala Thailand. (Tuk Tuk Travels)

VIVAlife – Masyarakat Bangkok sangat akrab dengan tuk tuk, sebuah kendaraan roda tiga mirip bajaj. Sehari-hari, kendaraan rakyat itu lalu-lalang di jalan raya. Tak hanya digunakan masyarakat sekitar bermobilitas, tuk tuk juga menjadi tumpangan para wisatawan.

Dengan kendaraan bersahaja itu, mereka bisa bercengkerama dengan riuhnya keseharian warga lokal. Mencari lokasi kuliner atau pusat perbelanjaan dengan harga menggoda, bisa dilakukan dengan tuk tuk.

Banyak yang menyangka, kendaraan tradisional Thailand itu hanya untuk berkendara dalam jarak dekat. Tak pernah terpikir ia bisa diajak keliling dunia. Suara motornya yang berisik mengesankan kendaraan mungil itu begitu rapuh. Namun, tidak begitu dengan Nick Gough dan Richard Sears.

Dua orang guru asal Inggris itu berambisi memecahkan rekor Guiness World. Mereka pergi melewati 39 negara hanya dengan bermodalkan sebuah tuk tuk. Selama 16 bulan, kendaraan tradisional itu memberikan pengalaman luar biasa bagi keduanya, yang bisa dikenang untuk selamanya.

Mengutip laman CNN, Nick dan Richard memulai perjalanan dari British Museum di London, Inggris, 13 Agustus 2012. Ekspedisi dilanjutkan ke selatan Eropa menuju Turki. Setelah itu, menyeberang ke Mesir dan menyentuh daratan Afrika. Dari Afrika Selatan, tuk tuk membawa mereka ke India, lalu Asia Tenggara.

Dari Singapura, mereka melangkah ke Amerika Selatan, wilayah yang sangat sulit dilewati. Nick dan Richard sampai nyaris menyerah karena masalah mekanis, padahal keduanya hampir menyentuh garis akhir di Buenos Aires, Argentina. Tapi akhirnya, mereka berhasil melewati perjalanan itu.

Tuk Tuk Travels

Tuk Tuk Travels

Sepanjang perjalanan itu, mereka tak hanya menikmati indahnya pemandangan negeri. Nick dan Richard juga menumpahkan perhatian pada pendidikan anak di masing-masing daerah. Mereka bersosialisasi dengan warga lokal di setiap tanah yang dikunjungi.

Mereka juga meniatkan perjalanan itu untuk amal bagi pendidikan anak-anak di dunia. Program itu kemudian dituangkan dalam situs Tuk Tuk Travels.

Setelah melintas dari Inggris menuju Argentina menggunakan tuk tuk, Nick dan Richard dinobatkan sebagai pemegang rekor dunia: Pengendara Tuk Tuk dengan Jarak Terpanjang. Mereka tercatat mengelilingi bumi sepanjang 42.120 kilometer.

“Salah satu tujuan perjalanan ini adalah mempromosikan kesadaran akan masalah pendidikan. Mungkin klise kedengarannya, tapi ide itu lahir setelah kami pergi ke luar negeri dan melihat hal menakjubkan dari orang-orang lokal. Mereka memiliki cara inovatif dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak,” kata Nick.

Kata Nick, ia dan Richard tak pernah ragu keliling dunia dengan tuk tuk. Ia percaya, setiap orang punya cara tertentu untuk melakukan perjalanan.  Selama perjalanan mereka, kendaraan unik itu cukup menyita perhatian. Terutama, saat keduanya sampai di Afrika.

Tak ada seorang pun kecuali Nick dan Richard yang mengendarai tuk tuk di Afrika. Selama berkendara, mereka tak boleh memacu gas terlalu cepat. Sebab, tuk tuk memiliki kecepatan yang sangat terbatas. Kecepatan maksimalnya hanya 50 kilometer per jam.

“Kami tidak bisa berkendara cepat-cepat, karena ketika salah satu dari kami sedang tidur di belakang, bisa saja jatuh,” tambah Nick lagi.

Selanjutnya, ia dan Richard masih akan tetap mengajar dan membagi pengalaman sepanjang perjalanannya ke sekolah-sekolah. Semua cerita berharga itu juga akan dirangkum ke dalam buku. Tak hanya itu, mereka juga ingin membuat film dokumenter tentang pendidikan pada sebuah perjalanan.

Tuk Tuk Travels


viva

guegamersBerita & PolitikArgentina,CNN,FOTO,Thailand,Tuk Tuk Travels
Nick dan Richard berhasil keliling dunia dengan tuk tuk, bajaj ala Thailand. (Tuk Tuk Travels) Nick dan Richard berhasil keliling dunia dengan tuk tuk, bajaj ala Thailand. (Tuk Tuk Travels) VIVAlife - Masyarakat Bangkok sangat akrab dengan tuk tuk, sebuah kendaraan roda tiga mirip bajaj. Sehari-hari, kendaraan rakyat itu lalu-lalang di...

Comments

comments