JakVR - Virtual Reality Guide

Menjelang pergantian tahun, Google sepertinya sedang ditimpa kesialan yang tak ujung usai. Sebelumnya Google dituntut oleh sekelompok warga yang mengaku warga San Fransisco yang kesusahan karena keberadaan Google dilingkungan mereka. Belum usai permasalahan dengan warga tersebut, Google kembali dituntut, kali ini oleh Spanyol. Google kembali dituntut karena tuduhan pencurian data dan harus membayar denda Rp. 15 miliar.

Google Lagi-Lagi Dituntut Rp. 15 Miliar, Ada Apa?

Otoritas perlindungan data di Spanyol menuding bahwa Google telah melakukan serangkaian tindak ilegal. Raksasa internet itu pun dituntut untuk membayar denda 900 ribu Euro, atau setara Rp 15 miliar.

Badan Perlindungan Data Spanyol menganggap Google telah menggunakan data penggunanya secara ilegal. Data tersebut adalah data pribadi yang didapat dari berbagai layanan mereka seperti Google+, YouTube, Blogger dan Gmail. Dilansir dari PCmag, Google dituntut untuk membayar denda sebesar 900 ribu Euro atau setara dengan Rp 15 miliar oleh otoritas perlindungan data di Spanyol tersebut.

Menurut otoritas perlindungan data Spanyol, penggunaan data secara ilegal itu disinyalir mulai dilakukan Google sejak 2012, tepatnya pada 1 Maret silam. Saat itu Google memang sempat mengumumkan kebijakan baru terkait peraturan data privasi pengguna. Hanya saja, menurut badan perlidungan data Spanyol, Google tidak menjelaskan apa yang akan mereka lakukan terhadap data yang sudah diambil itu. Begitu juga soal informasi dari email yang ternyata dipakai untuk meyebarkan iklan secara terarah.

Badan Perlindungan Data Spanyol menganggap Google telah menggunakan data penggunanya secara ilegal. Data tersebut adalah data pribadi yang didapat dari berbagai layanan mereka seperti Google+, YouTube, Blogger dan Gmail.

 

“Google secara ilegal mengumpulkan dan memproses informasi pribadi dari para pengguna,” tulis Badan Perlindungan Data Spanyol pada surat pernytaan yang mereka publikasikan. Juru bicara dari Badan Perlindungan Data Spanyol juga menambahkan “Kami sudah berbicara kepada badan perlindungan data Spanyol soal kebijakan privasi Google, dan bagaimana aturan tersebut bisa membuat layanan kami lebih sedarhana dan efektif”.

Parahnya Selain Spanyol, Prancis dan Belanda sudah lebih dulu menggugat Google dengan tuntutan serupa. Kedua negara tersebut percaya bahwa Google sudah melanggar batas-batas privasi data para penggunanya.(Afg)

 


idgs

guegamersNewsBadan Perlindungan Data Spanyol,Parahnya Selain Spanyol,San Fransisco,Sebelumnya Google
Menjelang pergantian tahun, Google sepertinya sedang ditimpa kesialan yang tak ujung usai. Sebelumnya Google dituntut oleh sekelompok warga yang mengaku warga San Fransisco yang kesusahan karena keberadaan Google dilingkungan mereka. Belum usai permasalahan dengan warga tersebut, Google kembali dituntut, kali ini oleh Spanyol. Google kembali dituntut karena tuduhan pencurian...

Comments

comments