JakVR - Virtual Reality Guide

Sebanyak 89 persen lajang akan berkomitmen dengan seseorang yang dianggap lebih berpendidikan. (iStock)

Sebanyak 89 persen lajang akan berkomitmen dengan seseorang yang dianggap lebih berpendidikan. (iStock)

VIVAlife – Menurut survei terbaru di Amerika Serikat (AS), para lajang di Negeri Paman Sam merasa penting untuk memiliki pasangan dengan tingkat kecerdasan yang sama. Berdasarkan survei yang dimuat dalam blog Up to Date, 89 persen lajang akan berkomitmen dengan seseorang yang dianggap lebih berpendidikan dan intelektual dibanding diri mereka sendiri.

Situs cari jodoh Match pun bekerja sama dengan Mensa, sebuah organisasi elite yang hanya menerima anggota dengan skor (intelligence quotient/IQ) atau kecerdasan tinggi. Kini, bagi pengguna Match yang merasa pintar bisa menambahkan lencana Mensa di profil mereka.

“Mengapa kita ingin pasangan pintar? Karena kecerdasan berkolerasi dengan banyak manfaat, termasuk pendapatan yang lebih tinggi, rasa humor, kreativitas, keterampilan sosial, koordinasi, dan pemecahan masalah,” ujar Kepala Penasihat Ilmiah Match, Dr. Helen Fisher dalam blog perusahaan, Up to Date.

Untuk memudahkan pencarian pasangan dengan IQ tinggi, situs web Match menyediakan infografik yang menyoroti 20 kota paling cerdas di AS.

Sementara itu, bagi pengguna Match yang merasa jenius tetapi belum menjadi anggota Mensa bisa mengikuti tes hingga 6 Juli mendatang. Untuk tes ini, pengguna cukup membayar US$1. (art)

Sumber: Daily Mail


viva

guegamersBerita & PolitikDaily Mail,Helen Fisher,IQ,Kepala Penasihat Ilmiah Match,Paman Sam
Sebanyak 89 persen lajang akan berkomitmen dengan seseorang yang dianggap lebih berpendidikan. (iStock) Sebanyak 89 persen lajang akan berkomitmen dengan seseorang yang dianggap lebih berpendidikan. (iStock) VIVAlife - Menurut survei terbaru di Amerika Serikat (AS), para lajang di Negeri Paman Sam merasa penting untuk memiliki pasangan dengan tingkat kecerdasan yang sama....

Comments

comments