JakVR - Virtual Reality Guide

Berendam dalam kubangan buaya dianggap bisa mencegah penuaan dini.  

Berendam dalam kubangan buaya dianggap bisa mencegah penuaan dini.  

VIVAlife – Di jaman modern ini, wanita sepertinya terobsesi menjadi cantik dan memiliki penampilan fisik yang sempurna. Berbagai perawatan kecantikan dari yang sederhana hingga yang berharga selangit dijalani demi penampilan.

Namun, mempertahankan kecantikan juga sudah dilakukan di masa lalu. Kendati belum ada peralatan dan bahan-bahan perawatan kecantikan seperti sekarang, mereka memanfaatkan bahan alami. Tak jarang pula bahan-bahan yang dipakai tak lazim untuk digunakan mulai dari darah, feses hingga ulat. 

Walaupun tidak semuanya terbukti berkhasiat, ritual perawatan ini cukup populer di jamannya. Berikut beberapa ritual kecantikan aneh di jaman kuno dari seluruh dunia, yang berhasil dirangkum VIVAlife:

Mandi di kubangan buaya

Jaman dahulu, wanita Yunani dan Romawi kuno melakukan ritual kecantikan dengan mandi di kubangan berisi lumpur dan feses buaya. Tak hanya untuk mandi, mereka juga menggunakan lumpur tersebut sebagai masker anti penuaan di wajah.

Mesin tulang pipi

Mesin ini diciptakan oleh Isabelle Gilbert dan beredar di pasaran tahun 1936. Fungsinya adalah mengecilkan tulang pipi sehingga wajah menjadi tirus. Uniknya, mesin ini terbuat dari besi yang menjepit kedua pipi selama beberapa menit. Walaupun menimbulkan rasa sakit, kabarnya mesin tersebut sempat populer di kalangan wanita kelas atas kala itu.

Memelihara ulat di lambung

Tak hanya fisik, kecantikan dari dalam pun tak luput dipelihara oleh wanita abad pertengahan. Terbukti dengan tren mengkonsumsi pil ulat di era tahun 1800-an. Wanita Inggris era tersebut mengkonsumsi pil yang terbuat dari larva ulat untuk menurunkan berat badan. Ulat akan mengkonsumsi kalori yang masuk ke lambung dan tumbuh semakin besar hingga kemudian ulat diambil untuk dikeluarkan dari tubuh.

Menjepit kaki

Salah satu praktik kecantikan yang paling aneh yakni ritual menjepit kaki di kalangan masyarakat China kuno. Tren ini dimulai dari para penari wanita era Dinasti Tang dan menyebar luas. Ritual ini mulai dilakukan gadis usia 4 hingga 7 tahun dengan melilit kaki dengan kain agar tidak tumbuh normal. Hal ini dilakukan karena kaki yang besar dianggap simbol kerja keras dan hanya dimiliki oleh para pria.

 

 


viva

guegamersBerita & PolitikChina,Dinasti Tang,Isabelle Gilbert,Wanita Inggris
Berendam dalam kubangan buaya dianggap bisa mencegah penuaan dini.   Berendam dalam kubangan buaya dianggap bisa mencegah penuaan dini.   VIVAlife - Di jaman modern ini, wanita sepertinya terobsesi menjadi cantik dan memiliki penampilan fisik yang sempurna. Berbagai perawatan kecantikan dari yang sederhana hingga yang berharga selangit dijalani demi penampilan. Namun, mempertahankan...

Comments

comments