JakVR - Virtual Reality Guide

Kasus Risma Hantam PDIP, Bukan Jokowi  

Sejumlah warga menunggu kedatangan Gubernur DKI Jakarta yang Baru Joko Widodo dan wakilnya Basuki Tjahaya Purnama di depan DPRD DKI Jakarta saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta berlangsung di Jakarta, Senin (15/10). ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta — Persoalan Walikota Surabaya Tri Rismaharini diprediksi secara absolut tidak akan berpengaruh banyak terhadap elektabilitas seorang Gubernur Jakarta Joko Widodo. “Tidak ada pengaruhnya kalau ditarik ke elektabilitasnya Jokowi” kata Dosen FISIP Unair Haryadi
ketika dihubungi oleh Tempo, Ahad 23 Februari 2014(baca: PDIP Tuding Priyo Politisasi Kasus Risma)

Menurutnya selama ini tingginya elektabilitas seorang Jokowi sapaan akrab Joko Widodo adalah berdasar pada kekuatan Jokowi adalah pada figur, bukan pada partai.

Bahkan menurut Haryadi sosok Jokowi memiliki kekuatan tersendiri sehingga dapat menaikan citra partainya sendiri dalam hal ini adalah PDIP “Jokowi itu kekuatannya ada di individunya bukan di struktur partainya” kata Haryadi(baca:Diundang DPR, Risma Curhat Tindakan Wakilnya?)

Selain itu, Haryadi permasalahan Risma ini digunakan untuk menghantam PDI-P, bukan menghantam Jokowi. Karena menghantam figur Jokowi sama dengan membentur tembok publik. ” Jokowi sudah jadi media darling jadi susah jika menggunakan masalah ini untuk menghantam Jokowi” kata Haryadi(baca:Risma: Makin Ditanya Capres, Makin Berat Cobaanku)

Baru baru ini Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan keinginannya untuk mundur dari jabatannya sebagai Walikota Surabaya. Keinginan tersebut muncul diduga karena Risma mendapatkan berbagai tekanan politik sehingga dirinya merasa tidak kuat menahannya.(baca:4 Kali Mau Mundur, Risma Dinilai Tak Pede Jadi Pemimpin)

Akan tetapi sampai detik ini Tri Rismaharini masih menjabat sebagai Walikota Surabaya dan dikabarkan dirinya mengurungkan niat mundurnya dari kursi walikota Surabaya.

EDWIN FAJERIAL

Berita terkait
PDB: Elektabilitas Jokowi Mentok 30 Persen 
Jokowi: Saya Tak Punya TV, Pencitraan Apanya? 
Permintaan Bima Arya Jika Jokowi Jadi Presiden 


tempo

guegamersBerita & PolitikCO,PDI,TEMPO,Tri Rismaharini,Walikota Surabaya
Sejumlah warga menunggu kedatangan Gubernur DKI Jakarta yang Baru Joko Widodo dan wakilnya Basuki Tjahaya Purnama di depan DPRD DKI Jakarta saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta berlangsung di Jakarta, Senin (15/10). ANTARA/Zabur Karuru TEMPO.CO, Jakarta -- Persoalan Walikota Surabaya Tri Rismaharini diprediksi secara absolut tidak akan berpengaruh banyak...

Comments

comments