JakVR - Virtual Reality Guide

Kata BRI dan BNI Soal Utang Korban Kelud

Warga membersihkan abu vulkanik yang menutupi bawang merah saat dijemur di Desa Besowo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2). Erupsi Gunung Kelud membuat petani bawang merah di kawasan tersebut merugi akibat bawang merah yang dijemur terkena abu vulkanik dan tidak layak jual. ANTARA/Rudi Mulya

TEMPO.CO, Jakarta – Dua bank pelat merah memberi komentar mengenai kemungkinan keringanan kredit bagi korban letusan Gunung Kelud. Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, Tribuana Tunggadewi, mengatakan korban letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, bisa mendapatkan keringanan kredit. “Namun, bank akan melakukan penilaian kepada para nasabah,” kata dia kepada Tempo, Ahad 17 Februari 2014.

Menurut Tunggadewi, penyaluran kredit konsumtif BNI di Kediri saat ini mencapai Rp 56 miliar. Adapun kredit produktif sekitar Rp 500 miliar. Namun BNI belum menganggap kredit korban Gunung Kelud sebagai utang macet atau non-performing loan (NPL) karena tergantung kondisi nasabah. Pelonggaran kredit korban Gunung Kelud, kata Tunggadewi, bisa berupa restrukturisasi hingga penghapusan tagihan tergantung hasil penilaian terhadap setiap nasabah. “Sampai saat ini kondisi mereka baik-baik saja,” ujarnya.

Akibat letusan Gunung Kelud kegiatan operasional bank di Kediri sempat terganggu. BNI, kata Tunggadewi, menutup lima kantor pelayanan, yakni Kantor Cabang Utama (KCU) Kediri, Kantor Layanan Nasabah (KLN) Pasar Pahing, KLN Kerbumo, KLN Nganjuk, dan KLN Pare. Selain itu, ada 19 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang pengoperasiannya terganggu karena sambungan satelitnya tertutup abu vulkanik tebal.

Adapun Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, Muhammad Ali, mengatakan pihaknya saat ini masih menginventarisasi para debitor yang terkena dampak letusan Gunung Kelud. “Selanjutnya akan kami berikan solusi berkaitan hal tersebut (keringanan kredit),” ujarnya.

Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Raden Pardede, mengatakan para debitor bank yang menjadi korban letusan Gunung Kelud bisa memperoleh keringanan kredit. “Jenis keringanan yang bisa diberikan bank adalah restrukturisasi atau penjadwalan kembali skema pembayaran utang,” kata dia.

Khusus untuk korban Gunung Kelud, Raden punya pilihan nasabah yang berhak mendapatkan keringanan kredit. Pengusaha kerajinan tangan yang mengalami kerusakan fasilitas usaha serta petani yang gagal panen akibat letusan Kelud adalah dua diantaranya.

FAIZ NASHRILLAH

 


tempo

guegamersBerita & PolitikBNI,BRI,FAIZ,Korban Kelud,NASHRILLAH
Warga membersihkan abu vulkanik yang menutupi bawang merah saat dijemur di Desa Besowo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2). Erupsi Gunung Kelud membuat petani bawang merah di kawasan tersebut merugi akibat bawang merah yang dijemur terkena abu vulkanik dan tidak layak jual. ANTARA/Rudi Mulya TEMPO.CO, Jakarta - Dua bank pelat merah...

Comments

comments