JakVR - Virtual Reality Guide

Menjadi seorang Workaholic tidaklah buruk.  Tentunya ini menandakan bahwa kita mempunyai passion terhadap pekerjaan kita. Apalagi jika hasil kerja keras kita akhirnya dipuji oleh atasan dan dihargai oleh perusahaan. Tentunya hal ini menjadi sebuah prestasi gemilang. Tapi biarpun kita mempunyai semangat dalam bekerja, ada baiknya kita juga tahu batasan diri kita. Jangan berlebihan dalam bekerja apalagi sampai 3 hari nonstop seperti seorang pekerja wanita ini.

Kerja 3 Hari Nonstop, Copywriter Cantik Ini Meninggal

Mita Diran, seorang copywriter muda berumur 27 tahun, meninggal dunia pada hari Minggu tanggal 15 Desember 2013 akibat bekerja selama 3 hari non-stop.

Mita adalah seorang mahasiswa yang telah lulus dari Universiti Teknologi Kreatif Limkokwing jurusan Film / Cinema / Video Studies. Selanjutnya Mita bekerja sebagai Junior Copywriter di Cipta Reka Nara, Kuala Lumpur Malaysia. Setelah itu, Mita sempat ganti beberapa pekerjaan dari Freefrom, DNA Three Sixty, sampai akhirnya Mei 2012 ia kembali ke Indonesia untuk bekerja di salah satu agency. Anehnya sebelum ajal menjemputnya, cewek yang terkenal periang dan “quirky” ini sempat menulis di akun pribadi Twitternya “30 hours of working and still going strooong.”

Twitter tersebut membuktikan bahwa saat itu kondisi Dian yang sudah 30 jam bekerja dan terus dipaksakan. Konon kabarnya, Mita sedang menyiapkan materi untuk pitching sebuah perusahaan Telco. Entah mengapa, Mita tidak mengambil waktu untuk istirahat dan malah terus bekerja. Padahal sebulan yang lalu, Mita sempat nge-post di path-nya bahwa tidur adalah sesuatu yang sangat penting untuk kesehatan. Menurut screenshot yang beredar di internet, ayah Mita, Yani Syahrial, sempat mengatakan bahwa anaknya koma dan masuk rumah sakit akibat kerja selama 3 hari non-stop.

Sejam kemudian, kolega ayahnya mengatakan bahwa Mita telah meninggal dunia karena kerja yang melebihi batas dan terlalu banyak mengkonsumsi minuman berenergi, Kratingd*ng. Saat ini berita tentang meninggalnya Mita sudah tersebar luar dari 2 hari yang lalu. Ucapan belasungkawa untuk Mita masih terus mengalir di dunia maya, termasuk dari Y&R Indonesia, tempat Mita bekerja.

Tweet terakhir dari Mita sebelum akhirnya dia terbaring koma dan meninggal karena overworking dan menkonsumsi minuman berenergi yang berlebihan. 

 

 

Bahkan, demi menghormati Mita yang dikenal sebagai karyawati murah senyum dan ceria, pihak Y&R Group Indonesia meliburkan satu hari seluruh karyawannya, hanya untuk mengantarkan jenazah gadis cantik itu ke peristirahatan terakhir, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut pada Senin 16 Desember 2013 pukul 10:00 WIB.

Dilansir dari Liputan6, Mantan presiden BJ Habibie mengucapkan bela sungkawa dan mengirimkan karangan bunga terhadap kepergian Mita. RIP Mita

 

Kepergian Mita yang mendekati masa liburan ini menjadi sebuah peringatan untuk kita semua di mana banyak orang bekerja sangat keras sampai-sampai mengorbanankan dirinya sendiri hanya untuk demi kepentingan pekerjaan. Kalau mati-matian kerja untuk mendapatkan status, materi, dan kepercayaan tapi ujungnya bisa beresiko untuk kesehatan buat apa?


idgs

guegamersNewsBJ,Film Cinema Video Studies,Indonesia,Junior Copywriter,RIP,Selanjutnya Mita,Three Sixty,Universiti Teknologi Kreatif Limkokwing,Yani Syahrial
Menjadi seorang Workaholic tidaklah buruk.  Tentunya ini menandakan bahwa kita mempunyai passion terhadap pekerjaan kita. Apalagi jika hasil kerja keras kita akhirnya dipuji oleh atasan dan dihargai oleh perusahaan. Tentunya hal ini menjadi sebuah prestasi gemilang. Tapi biarpun kita mempunyai semangat dalam bekerja, ada baiknya kita juga tahu batasan...

Comments

comments