JakVR - Virtual Reality Guide

Ketua Komisi Hukum: 70 Persen Kepala Daerah Korup

Mantan Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika (kanan) berfoto bersama penggantinya Pieter Zulkifli usai penetapan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/10). Pieter menggantikan Gede Pasek Suardika sebagai Ketua Komisi III DPR. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Komisi Hukum DPR Pieter C. Zulkifli Simabuea mengatakan sekitar 70 persen kepala daerah baik di tingkat provinsi, kota dan kabupaten terjerat kasus korupsi. Politikus Partai Demokrat ini mengatakan fenomena ini menunjukkan rusaknya mental para pejabat publik di Indonesia.

“Ini membuktikan mental pejabat publik sakit berat. Harusnya mereka memikirkan fakir miskin, malah mereka menjadi fakir mental,” kata Pieter di Jakarta, Selasa, 17 Desember 2013.

Namun Pieter membantah jika maraknya kepala daerah menjadi tersangka kasus korupsi karena desakan mengumpulkan modal untuk kampanye pemilu 2014. “Tak ada alasan yang bisa membenarkan korupsi para kepala daerah,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan berkampanye itu soal strategi. “Sepanjang menjadi anggota DPR saya tidak pernah meminta bantuan siapa pun untuk kampanye. Semua dari usaha saya sendiri,” kata Pieter.

Untuk menangani kasus korupsi di daerah-daerah ini, Pieter mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengembangkan jaringan ke daerah-daerah lain di luar Jakarta. Agar bisa berekspansi, Pieter mengatakan KPK perlu memperbanyak jumlah penyidik.

“Kalau jumlah penyidik lebih banyak, saya yakin masalah korupsi lebih banyak lagi yang ditindaklanjuti. Di negara seperti Jepang saja penyidiknya ribuan, di KPK baru 60-70 orang,” kata Pieter.

Sebelumnya, KPK menetapkan  Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka suap sengketa pemilihan kepala daerah Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi. (Baca juga: Atut Juga Jadi Tersangka Kasus Alkes Banten)

Dalam kasus ini, Atut diduga bersama-sama dengan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana menyuap  Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Selain kasus pilkada, sejumlah kasus korupsi lain juga menyeret nama kepala daerah. Bupati Karanganyar Rina Iriani Rina ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perumahan Griya Lawu Asri di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar yang merugikan negara sekitar Rp 18,4 miliar. Dalam korupsi ini, Rina diduga menikmati Rp 11,1 miliar.

BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE

Terpopuler
Atut Tersangka, Golkar: Tiada Maaf bagimu 

Atut Tersangka, Rano Karno Disiapkan Jadi Gubernur 

KPK Resmi Tetapkan Atut sebagai Tersangka

Terkait Suap MK, Atut Bertemu Akil di Singapura


tempo

guegamersBerita & PolitikBERNADETTE,CHRISTINA,CO,Ketua Komisi,TEMPO
Mantan Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika (kanan) berfoto bersama penggantinya Pieter Zulkifli usai penetapan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/10). Pieter menggantikan Gede Pasek Suardika sebagai Ketua Komisi III DPR. ANTARA/Puspa Perwitasari TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Hukum DPR Pieter C. Zulkifli Simabuea mengatakan sekitar 70 persen kepala...

Comments

comments