JakVR - Virtual Reality Guide

Lee Charie, Pria (SWNS)

VIVAlife – Lee Charie, 32, adalah pria yang sangat beruntung. Kendati jatuh dari ketinggian 6 meter dengan kepala terlebih dahulu, dia masih hidup dan tidak mengalami cacat berarti. Hanya saja, sebagian tengkorak kepalanya rusak parah dan dokter harus merekonstruksi tengkoraknya untuk menyelamatkan hidup Lee. 

Usai operasi, Lee harus puas hidup dengan kepala “penyok”. Pasalnya, dokter terpaksa membuang sebagian tulang tengkoraknya agar otaknya bisa kembali pulih. 

Kecelakaan tragis namun magis yang dialami Lee, terjadi pada Desember 2012 di Thailand. Pria asal Stansted Abbots, Hertfordshire, Inggris itu, ditemukan tak sadarkan diri setelah jatuh dari balkon kamar hotelnya di Koh Tao, Thailand. Dia terjatuh dengan kepala terlebih dahulu dan langsung membentur aspal. 

Lee langsung dilarikan ke rumah sakit dan para dokter berhasil menyelamatkan nyawanya dengan membuang sebagian tulang tengkoraknya, membuat pria yang berprofesi sebagai aktor figuran itu berkepala penyok. 

Dalam operasi yang mempertaruhkan nyawa itu, dokter hampir kehilangan Lee dua kali. Dia sempat kehilangan kesadaran selama dua hari penuh, sebelum bengkak di otaknya perlahan mengecil dan membawa Lee kembali sadar. 

Dokter yang menangani kasus Lee mengatakan mereka harus membuang seperempat tulang tengkorak Lee agar otaknya bisa pulih. Dua minggu kemudian, ketika diperbolehkan pulang, dokter memberi Lee “oleh-oleh” berupa bagian tengkoraknya yang dipotong. 

“Rasanya aneh membawa sebagian tulang tengkorak Anda dalam koper,” ujar Lee, dilansir Daily Mail. 

Selama 16 bulan setelah kecelakaan tersebut, Lee harus membiasakan diri hidup dengan kepalanya yang tidak lagi berbentuk sempurna. 

“Lucu sekali melihat bagaimana kepala Anda tidak sempurna, penyok di bagian pinggir. Tapi setiap kali berkaca, saya merasa bersyukur bisa selamat dan hidup hingga saat ini,” terang Lee. 

Pria yang kini berprofesi sebagai pengurus kolam renang itu sekarang bisa tersenyum lega. Pasalnya, dia mendapat bantuan berupa pelat titanium untuk “menambal” tengkoraknya dan membuat Lee terlihat kembali normal.

Hebatnya lagi, titanium yang dipasang di kepala Lee terbuat dari bahan yang sama dengan yang digunakan untuk pesawat jet juga pesawat luar angkasa. Pleat tersebut dicetak sama persis dengan tengkorak Lee yang dipotong.

Karena itu, julukan Lee berubah, dari “Kepala Penyok” menjadi “Kepala Ulang-Alik” alias Shuttle Space Head.

Percaya Diri

Menurut Lee, dengan pelat implan tersebut, dia merasa jauh lebih percaya diri. Lee berharap, pelat implan titaniumnya itu bisa membantunya mencari istri.

“Sebelumnya, secara fisik, saya tahu saya jauh dari sempurna dan mencari istri adalah hal yang sulit. Sekarang saya lebih percaya diri,” katanya. 

Kendati demikian, kepercayaan diri itu dicapai Lee bukan tanpa perjuangan. Untuk memasang pelat implan tersebut, dokter di Inggris membutuhkan waktu empat jam, dan mereka menggunakan tiga baut agar pelat tersebut terpasang kokoh di tengkoraknya. Lee juga membutuhkan rehabilitasi  dan terapi untuk membiasakan diri dengan pelat titanium di tengkoraknya.

“Saya masih merasa emosional dengan semua yang terjadi, tapi hidup harus berlanjut dan sekarang saya ingin fokus melanjutkan hidup. Saya menginginkan istri yang cantik dan uang yang banyak. Mungkin saya akan membeli lotere dan memenangkannya,” papar Lee. (ren)


viva

guegamersBerita & PolitikKepala Ulang-,Koh Tao,Lee Charie,operasi,Thailand
Lee Charie, Pria (SWNS) VIVAlife - Lee Charie, 32, adalah pria yang sangat beruntung. Kendati jatuh dari ketinggian 6 meter dengan kepala terlebih dahulu, dia masih hidup dan tidak mengalami cacat berarti. Hanya saja, sebagian tengkorak kepalanya rusak parah dan dokter harus merekonstruksi tengkoraknya untuk menyelamatkan hidup Lee.  Usai operasi, Lee...

Comments

comments