JakVR - Virtual Reality Guide

Ilustrasi orang sakit kepala atau pusing. (guichetdental.org)

Ilustrasi orang sakit kepala atau pusing. (guichetdental.org)

VIVAlife – Menyantap hidangan dari jeroan memang terasa nikmat. Tapi tahukah Anda jika makanan tersebut dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah semakin meningkat? Simak selengkapnya dalam tanya jawab dr Margareta Amelia dengan pembaca VIVAlife berikut ini.

Tanya:

Nama saya Jack. Ingin menanyakan masalah yang saya alami ketika saya mengonsumsi jeroan, seperti usus, babat — sapi atau kambing–, selang  beberapa menit saya merasakan sakit kepala. Seperti darah tinggi. Tapi saat saya cek, ternyata darah saya malah rendah. Jadi apa solusinya supaya saya tidak pusing saat saya mengonsumsi jeroan karena makanan itu termasuk favorit saya? Ditunggu balasannya. Terima kasih.

Jack

Jawab:

Dear Jack. Makanan favorit Anda yang sering Anda konsumsi  dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah semakin meningkat. Contoh makanan-makanan tersebut adalah jeroan, daging-daging merah, kuning telur, cumi-cumi, otak sapi, telur puyuh dan minuman yang sangat berbahaya adalah minuman beralkohol, seperti bir, tuak, dan minuman yang dibuat dengan ragi.

Kolesterol dalam darah akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh adanya asupan makan yang banyak mengandung lemak jenuh dan gaya hidup yang cenderung tidak teratur dan seimbang. Penyumbang kolesterol yang paling tinggi yang telah diolah menjadi bahan makanan tertentu umumnya banyak berasal dari sumber produk hewani, seperti daging, susu dan telur.

Tubuh memang memerlukan kolesterol untuk membantu membentuk dinding sel, sebagai bahan dasar dari pembentukan hormon-hormon steroid dan sebagai sumber energi bagi tubuh. Kolesterol secara alami telah dihasilkan oleh tubuh yang berasal dari organ hati yang menyumbang kolesterol hingga 80 persen dan 20 persen lainnya berasal dari sumber makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya.

Umumnya mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam tubuh tidak menunjukkan gejala apapun. Namun ketika dilakukan suatu pemeriksaan pada tes laboratorium akan terlihat bahwa kadar kolesterol dalam darah telah melebihi batas normal.

Jika kadar koloesterol dalam darah meningkat naik, akan menimbulkan efek negatif pada tingkat kesehatan dan gangguan penyakit yang diakibatkan oleh kolesterol seperti sakit jantung, stroke, maupun penyempitan pembuluh darah.

Untuk itu sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kadar kolesterol total anda lengkap dengan profil lemak lainnya seperti HDL, LDL dan juga Trigliserida.

Semoga bermanfaat.

Margareta Amelia

dr. Margareta Amelia

Meetdoctor

***

Anda memiliki masalah dan pertanyaan seputar kesehatan? Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@viva.co.id

Masalah anda akan dijawab oleh para dokter ahli. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk. Pertanyaan pembaca yang dijawab, akan ditampilkan melalui artikel di VIVAlife.


viva

guegamersBerita & PolitikHDL,Jack Jawab Dear Jack,LDL,Margareta Amelia,Tanya Nama
Ilustrasi orang sakit kepala atau pusing. (guichetdental.org) Ilustrasi orang sakit kepala atau pusing. (guichetdental.org) VIVAlife - Menyantap hidangan dari jeroan memang terasa nikmat. Tapi tahukah Anda jika makanan tersebut dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah semakin meningkat? Simak selengkapnya dalam tanya jawab dr Margareta Amelia dengan pembaca VIVAlife berikut ini. Tanya: Nama saya...

Comments

comments