JakVR - Virtual Reality Guide

TRANS TV minta maaf ke Keluarga Benyamin S (dokumen pribadi)

TRANS TV minta maaf ke Keluarga Benyamin S (dokumen pribadi)

VIVAlife – Trans TV mewakili acara Yuk Keep Smile (YKS) akhirnya mendatangi keluarga besar almarhum Benyamin Suaeb untuk meminta maaf atas kasus pelecehan nama baik. Pertemuan itu dilakukan di kantor Bens Radio siang ini. Biem Benyamin, putra Benyamin Suaeb nampak hadir dalam pertemuan singkat itu.

Trans TV diwakili Kepala Divisi Corporate Latif Harnoko menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan yang telah dilakukan tanpa sengaja dan tanpa maksud apapun. Trans TV akan melakukan perbaikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak berkenan.

“Alhamdulillah pertemuan itu menjadi hikmah dan berkah bagi TRANS TV menuju bulan Ramadan ini, silaturahmi dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar A. Hadiansyah Lubis Manager Humas Trans TV kepada VIVAlife, Kamis 26 Juni 2014.

Sebelumnya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memutuskan untuk menghentikan penayangan Yuk Keep Smile (YKS) di stasiun televisi Trans TV.

Berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan langsung KPI dan hasil analisa, KPI menemukan adanya pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standa Program Siaran (P3 & SPS) KPI tahun 2012 pada program “Yuk Keep Smile” yang ditayangkan Trans TV pada 20 Juni 2014 pukul 19.22 WIB.

Pada program tersebut, YKS menayangkan adegan pengisi Acara yang sedang dihipnotis sehingga melecehkan artis Benyamin Sueb.  Hal ini merupakan pelanggaran terhadap pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran yang melarang program siaran menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.

Ketua KPI Pusat, Judhariksawan menjelaskan, keputusan ini diambil KPI setelah melewati proses klarifikasi dengan jajaran direksi Trans TV, termasuk Direktur Utamanya Atiek Nur Wahyuni, Rabu 25 Juni 2014. Trans TV mengakui adanya kelalaian di pihak mereka, dan meminta maaf atas tayangan yang melukai perasaan masyarakat Betawi ini.

Program YKS ini sebelumnya telah mendapat sanksi administratif berupa teguran pertama pada 3 Januari 2014, teguran kedua pada 5 Februari 2014 dan pengurangan durasi pada 13 Maret 2014. Sanksi penghentian sementara ini diambil sesuai dengan kewenangan KPI sebagaimana yang diberikan Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, pasal 55 ayat (2).

Judha menegaskan bahwa sepanjang pelaksanaan sanksi administratif, Trans TV tidak boleh mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya, sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran. (adi)


viva

guegamersSelebritisKPI,TRANS,TV,YKS,Yuk Keep Smile
TRANS TV minta maaf ke Keluarga Benyamin S (dokumen pribadi) TRANS TV minta maaf ke Keluarga Benyamin S (dokumen pribadi) VIVAlife - Trans TV mewakili acara Yuk Keep Smile (YKS) akhirnya mendatangi keluarga besar almarhum Benyamin Suaeb untuk meminta maaf atas kasus pelecehan nama baik. Pertemuan itu dilakukan di kantor Bens...

Comments

comments