JakVR - Virtual Reality Guide

Ilustrasi cemburu (galtime.com)

Ilustrasi cemburu (galtime.com)

VIVAlife – Cemburu tanda cinta. Ungkapan tersebut bisa saja tepat, jika masih dalam porsi yang wajar. Tapi, jika rasa cemburu terus menerus timbul, hingga membuat Anda merasa tidak nyaman, gelisah dan takut terhadap pasangan, cemburu tidak lagi menjadi bumbu cinta. 

Ini menandakan bahwa pasangan tak lagi memiliki rasa percaya pada Anda. Bukan hanya itu, cemburu yang berlebih juga menandakan bahwa pasangan tak mampu mengelola emosinya dengan baik, sehingga pikiran irasional yang mendominasi. 

Dilansir Askmen, tanda-tanda ini menunjukkan bahwa cemburunya si dia, tak lagi jadi bumbu cinta. 

Tidak bisa menyebut nama pria.

Rasa cemburu pasangan membuat Anda tidak bisa menyebut nama pria, baik itu teman kerja, sahabat, atau nama klien. Menyebutkan nama pria lain dalam cerita Anda, akan dengan segera membuatnya curiga.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa jadi berbahaya. Bayangkan jika hubungan berlanjut ke pernikahan, dan Anda masih tidak bisa menyebut nama pria lain di hadapannya.

Apa yang terjadi jika kelak atasan Anda adalah seorang pria atau teman lama Anda menghubungi untuk urusan bisnis? Interaksi dengan lawan jenis adalah hal yang normal dalam kehidupan sehari-hari, bukan?

Menuduh Anda menggoda pria lain.

Saat Anda bersikap ramah dan sopan kepada seorang pria, ia dengan segera berpikir bahwa Anda munyukainya atau memberikan kode agar pria tersebut menggoda Anda. Ini tanda bahwa ia tak lagi mempercayai Anda. Bersikap baik pada seorang pria, tak selalu berarti Anda menyukainya. 

Tidak membiarkan Anda pergi sendiri.

Minimnya kepercayaan yang dimiliki pasangan, membuat ia tak dapat membiarkan Anda pergi tanpanya. Ia mungkin tidak bisa terus berada di sebelah Anda.

Tapi sebagai gantinya, ia akan bertanya dengan detail setiap kegiatan Anda dan sedang bersama siapa. Di awal hubungan, Anda mungkin merasa bahwa sikapnya adalah bentuk perhatian.

Namun, jika terjadi dalam jangka panjang, ini akan membuat Anda terus merasa diawasi dan tak memiliki ruang gerak dalam hidup. Anda bahkan tidak bisa memiliki waktu untuk sendirian atau menekuni hobi tanpa izinnya.

Meneliti kegiatan Anda di media sosial.

Jika si dia tidak menelepon atau mengirim pesan menanyakan lokasi Anda, ia akan menelusuri postingan Anda di media sosial untuk mengetahui apa yang Anda lakukan atau pikirkan. Ia juga akan mengecek apakah Anda mengganti password Anda. Ini menunjukkan ia bukan hanya tidak percaya Anda di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. 

Minta Anda tak berhubungan dengan mantan.

Walau sudah tak berhubungan lagi, bukan berarti Anda harus bermusuhan dengan si mantan. Apalagi, jika Anda dan mantan memiliki lingkup pertemanan yang sama. Jika ia cemburu pada pertemanan Anda dengan mantan, ini menunjukkan ia tidak merasa nyaman dengan hubungan yang sedang dijalin saat ini. (art)


viva

guegamersBerita & PolitikDilansir Askmen,Menuduh Anda,Minta Anda,Saat Anda
Ilustrasi cemburu (galtime.com) Ilustrasi cemburu (galtime.com) VIVAlife - Cemburu tanda cinta. Ungkapan tersebut bisa saja tepat, jika masih dalam porsi yang wajar. Tapi, jika rasa cemburu terus menerus timbul, hingga membuat Anda merasa tidak nyaman, gelisah dan takut terhadap pasangan, cemburu tidak lagi menjadi bumbu cinta.  Ini menandakan bahwa pasangan tak lagi memiliki...

Comments

comments