JakVR - Virtual Reality Guide

Kota Mati nan mewah di Tiongkok, awalnya dibangun bagi kaum berpunya namun gagal. (CEN)

Kota Mati nan mewah di Tiongkok, awalnya dibangun bagi kaum berpunya namun gagal. (CEN)

VIVAlife – Jika kesunyian melahirkan rasa damai, pergilah jauh dari pusat kota. Tinggalkan suara klakson mobil, asap kendaraan bermotor dan kebisingan di pinggir jalan. Cobalah berlibur ke tempat yang sangat sunyi.

Lupakan sejenak tentang pantai dan bersiaplah mengunjungi kota mati. “The City of the Dead” atau kota mati, adalah sebuah kawasan yang terletak di Beihai, tepatnya di daerah otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok. Kota ini tak memiliki satu pun penghuni.

Kota mati terdiri dari 100 rumah mewah, lengkap dengan taman dan infrastruktur jalan yang tertata rapi. Enam tahun lalu, kota ini diciptakan untuk dihuni penduduk. Sasaran yang dituju, adalah orang kaya yang ingin hidup di dalam tempat tinggal seharga £285 ribu, atau setara dengan Rp5,6 miliar.

Warga Tionghoa tidak diperbolehkan untuk berinvestasi di luar negeri, sehingga banyak dari mereka yang mencari bentuk investasi lain salah satunya adalah real estate.

Dalam upaya untuk melayani mereka yang ingin berinvestasi di bidang properti, seluruh kota tersebut telah dibangun lengkap dengan gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, jalan raya dan taman-taman. Namun, walaupun telah dibeli, villa-villa mewah tersebut tidak ditinggali dan disebut sebagai ‘zona mati’ karena letaknya yang terlalu jauh dari pusat-pusat ekonomi penting. 

Hal tersebut karena para pemilik hanya membelinya untuk investasi. Mereka sendiri memilih tinggal di kota-kota besar. Mereka berpikir dua kali untuk hidup tanpa tetangga.

Industri rumah mempekerjakan ratusan ribu orang di Tiongkok, mereka dipaksa meninggalkan tempat tinggal untuk membuat proyek konstruksi. Tapi itu semua terlihat percuma, lantaran rumah dibangun dan pada akhirnya tak pernah ditempati. 

“Ini sebuah kegilaan. Rumah dibangun untuk berdiri kosong!” kata salah satu penduduk lokal yang tinggal di sebuah gubuk kayu, dilansir Daily Mail.

.Kota mati begitu terisolasi, terletak di dekat pantai dan jauh dari riuhnya pusat kota. Mungkin Anda berminat untuk merasakan kesendirian di sini dalam beberapa saat. Pasalnya, pemerintah Tiongkok optimistis kota-kota hantu tersebut akan segera berkembang menjadi daerah metropolitan.


viva

guegamersBerita & PolitikCEN,Guangxi Zhuang,Kota Mati,melahirkan,Warga Tionghoa
Kota Mati nan mewah di Tiongkok, awalnya dibangun bagi kaum berpunya namun gagal. (CEN) Kota Mati nan mewah di Tiongkok, awalnya dibangun bagi kaum berpunya namun gagal. (CEN) VIVAlife - Jika kesunyian melahirkan rasa damai, pergilah jauh dari pusat kota. Tinggalkan suara klakson mobil, asap kendaraan bermotor dan kebisingan di pinggir...

Comments

comments