JakVR - Virtual Reality Guide

Penderita diabetes disarankan tidak menyantap kolak saat berbuka puasa. (Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia)

Penderita diabetes disarankan tidak menyantap kolak saat berbuka puasa. (Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia)

VIVAlife – Ketika berpuasa, kalori dalam tubuh ikut berkurang bersamaan dengan aktivitas yang dilakukan. Saat berbuka dianjurkan minum yang manis untuk mengganti kalori. Namun, bagaimana dengan penderita diabetes?

Puasa tetap bisa dilaksanakan oleh mereka yang menderita diabetes, asal tetap di bawah pengawasan dokter. Hal itu untuk mencegah hipoglikemia, kadar gula yang terlalu rendah.

Selama ini kolak menjadi menu khas berbuka. Namun ahli gizi dr Inayah Budiasti mengatakan, penderita diabetes tidak diperbolehkan menyantap kolak.

“Jangan buka pakai kolak karena itu mengandung karbohidrat kompleks. Isinya gula, santan ditambah tepung,” katanya saat dihubungi VIVAlife, Selasa, 1 Juli 2014.

Inayah menyarankan agar kandungan gula yang dibutuhkan tubuh bisa diambil dari buah seperti kurma. Sebab, buah asal Timur Tengah itu berisi kadar gula yang cukup dan berserat. Dua hal yang sangat dibutuhkan tubuh saat berpuasa.

Untuk minuman menyegarkan, bisa memanfaatkan blewah dan kelapa muda. Bila ingin memakai sirop, pakai sirop dengan kadar glukosa rendah.

“Bisa juga membuat kacang hijau tanpa santan karena santan meningkatkan risiko diabetes,” ucapnya. (ita)


viva

guegamersBerita & PolitikInayah Budiasti,Indonesia,Kementerian Pariwisata,Timur Tengah
Penderita diabetes disarankan tidak menyantap kolak saat berbuka puasa. (Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia) Penderita diabetes disarankan tidak menyantap kolak saat berbuka puasa. (Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia) VIVAlife - Ketika berpuasa, kalori dalam tubuh ikut berkurang bersamaan dengan aktivitas yang dilakukan. Saat berbuka dianjurkan minum yang...

Comments

comments