JakVR - Virtual Reality Guide

Ilustrasi sepatu hak tinggi ( REUTERS/Danny Moloshok)

Ilustrasi sepatu hak tinggi ( REUTERS/Danny Moloshok)

VIVAlife – Sepatu hak tinggi memang membuat kaki wanita lebih jenjang dan seksi. Namun itu tidak selalu pas di semua kaki. Ada beberapa wanita yang memang dilahirkan dengan kaki besar dan lebar.

Wanita dengan kaki demikian sering minder jika harus mengenakan sepatu hak tinggi, terutama dengan model terbuka. Jari-jarinya tidak tampak lentik dan cantik. Sepatu hak tinggi justru memperburuk.

Menjawab kegelisahan wanita itu, kini di Amerika tengah tren Operasi Cinderella. Itu merupakan sebuah prosedur kosmetik baru untuk mengubah bentuk maupun ukuran kaki wanita, demi penampilan.

Operasi itu bisa memperpendek atau memperpanjang kaki, memotong tulang menonjol demi kaki ramping nan cantik, juga menyedot lemak dari jari-jari kaki yang tampak besar dan gemuk.

Menurut Dr Jason Hargrave, konsultan bedah di Harley Street’s Cosmetic Foot Surgery Centre tren Operasi Cinderella berkembang seiring populernya sepatu hak tinggi di kalangan wanita. Terutama, sejak munculnya stiletto bergaya maut dalam film Sex and the City.

“Sepatu itu dianggap glamor dan sangat diinginkan. Tidak bisa memakainya, sangat menyedihkan,” katanya, seperti dikutip dalam laman Daily Mail. Untuk operasi itu, wanita akan dibius lokal.

Seorang pasien, Paulina Charlikowska melakukannya pada 2013. Ia dioperasi selama kurang lebih satu jam. Di bawah pengaruh bius, ia bisa mendengar suara tulang-tulang kakinya dipotong.

“Tidak ada rasa sakit setelah itu. Tapi aku seperti punya kabel di kakiku selama lima minggu. Setelah itu dihilangkan, aku harus berjalan dengan kruk selama beberapa minggu,” ia bercerita pada Daily Mail.

Setelah itu, ia bisa kembali berjalan normal. Tidak ada bekas operasi di kakinya. Hanya ada garis-garis samar, namun itu nyaris tak terlihat. Hasilnya, kakinya lebih pendek, lentik, dan cantik.

Paulina pun bisa dengan bangga mengenakan stiletto terbuka. Keluar uang sebanyak 4.500 Poundsterling atau sekitar Rp92 juta baginya tak masalah asal bisa mendapat kaki sesuai idaman.

Kontroversi

Meski telah menjadi tren beberapa tahun belakangan, Operasi Cinderella masih menuai kontroversi. Andrea Scott, konsultan bedah ortopedi di St Anthony’s Hospital di Surrey mengingatkan bahayanya.

Menurutnya, operasi yang membuat tulang-tulang dipotong kemudian disambung kembali, berisiko komplikasi serius. Di antaranya: nyeri permanen, gerak terbatas, pembengkakan, dan kekakuan kaki.

Lebih serius, tindakan itu juga bisa menyebabkan pembekuan aliran darah yang berisiko kematian. Operasi serupa, ia melanjutkan, hanya dilakukan jika situasi kepepet. Biasanya, ada alasan medis.

“Kami tidak mendukung operasi ini jika dilakukan hanya atas dasar alasan kosmetik. Kalaupun berhasil, butuh enam sampai delapan minggu untuk pulih. Kami tidak merekomendasikannya,” tegas Scott. (ita)


viva

guegamersBerita & PolitikDaily Mail,operasi,REUTERS,sepatu
Ilustrasi sepatu hak tinggi ( REUTERS/Danny Moloshok) Ilustrasi sepatu hak tinggi ( REUTERS/Danny Moloshok) VIVAlife - Sepatu hak tinggi memang membuat kaki wanita lebih jenjang dan seksi. Namun itu tidak selalu pas di semua kaki. Ada beberapa wanita yang memang dilahirkan dengan kaki besar dan lebar.Wanita dengan kaki demikian sering minder...

Comments

comments