JakVR - Virtual Reality Guide

Musisi Ahmad Dhani (VIVAnews/Muhamad Solihin)

Musisi Ahmad Dhani (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAlife – Sidang lanjutan putra bungsu musisi Ahmad Dhani, AQJ, batal digelar Rabu 25 Juni 2014. Sedianya, agenda sidang hari ini adalah pembacaan pembelaan AQJ dalam kasus tabrakan maut di Tol Jagorawi yang menewaskan 7 orang. 

Pengacara AQJ, Lidya Wongsonegoro mengaku pembelaan kliennya belum rampung. Dia juga mempersilakan AQJ untuk mengajukan pembelaan sendiri.

“Dia baru bertanya ke saya. Dia tanya boleh nggak saya buat surat pembelaan sendiri. Setiap terdakwa boleh buat pembelaannya sendiri. Rabu depan mungkin selesai,” kata Lidya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Ditanya isi pembelaan AQJ, Lidya enggan mengungkap. Dia ingin AQJ bebas menulis pembelaan itu, tanpa pengaruh dari siapapun.

“Dia bilang saya (AQJ) mau bikin sendiri. Oh ya silakan ungkapkan apa yang ada di isi hatimu dan sampaikan pembelaanmu,” tutur Lidya meniru kata-katanya kepada AQJ.

Lidya Wongsonegoro memaksimalkan tenggang waktu dua minggu untuk memantapkan pembelaan. Dikatakannya, ia menumpahkan poin-poin pembelaan kliennya 70 sampai 80 lembar.

Sebelumnya, AQJ dituntut 2 tahun masa percobaan oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 18 Juni 2014. AQJ terlibat tabrakan maut di Tol Jagorawi, September 2013.

Jika tuntutan jaksa ini dikabulkan Majelis Hakim PN Jakarta Timur, AQJ tidak akan masuk penjara. Namun, selama dua tahun AQJ tidak boleh melakukan pelanggaran.

Jika AQJ melakukan pelanggaran, dia harus mendekam di balik bui selama satu tahun. (ita)


viva

guegamersSelebritisAhmad Dhani,AQJ,Jakarta Timur,Tol Jagorawi
Musisi Ahmad Dhani (VIVAnews/Muhamad Solihin) Musisi Ahmad Dhani (VIVAnews/Muhamad Solihin) VIVAlife - Sidang lanjutan putra bungsu musisi Ahmad Dhani, AQJ, batal digelar Rabu 25 Juni 2014. Sedianya, agenda sidang hari ini adalah pembacaan pembelaan AQJ dalam kasus tabrakan maut di Tol Jagorawi yang menewaskan 7 orang.  Pengacara AQJ, Lidya Wongsonegoro mengaku pembelaan...

Comments

comments