JakVR - Virtual Reality Guide

Seluruh benda di museum ini ditutupi dengan kancing. (scbuttonking.com)

Seluruh benda di museum ini ditutupi dengan kancing. (scbuttonking.com)

VIVAlife – Di salah satu daerah di South Carolina berdiri sebuah museum yang menyimpan begitu banyak barang unik. Disebut unik karena benda-benda ini dijahit dan ditempeli kancing hingga menutupi bentuk aslinya.

Dinamakan The Button Museum, tempat ini didirikan oleh pria bernama Dalton Stevens yang menderita gangguan sulit tidur atau insomnia. Kondisi yang ia alami sejak muda itu semakin memburuk pada tahun 1983 silam.

Ia akhirnya mencari kegiatan yang dapat dikerjakan pada malam hari untuk mengisi waktu. Stevens mulai menjahit kancing pada jas denimnya.

Tak terasa setelah dua tahun 10 bulan, ia telah menutupi jasnya dengan 16.000 kancing. Hobinya tersebut tanpa disadari telah berubah menjadi obsesi tersendiri.

Ia mulai menjahit dan menempel beragam jenis kancing dengan ukuran dan warna yang berbeda pada sepatu, gitar, mobil dan benda-benda lainnya.

Hobi uniknya itu lantas membuat pria tua ini menjadi populer di daerah tempat tinggalnya. Ia pun dijuluki sebagai “Raja Kancing” karena hampir seluruh benda di rumahnya telah ia tutupi dengan kancing.

Stevens akhirnya memutuskan untuk menyewa bangunan di sebelah rumahnya sebagai tempat menyimpan karya-karyanya. Tempat itu juga dibuka untuk umum agar pengunjung dapat melihat benda-benda yang telah ia jahit dengan kancing.

Sumber: Scbuttonking/roadsideamerica


viva

guegamersBerita & PolitikDalton Stevens,Raja Kancing,sepatu,South Carolina,Sumber Scbuttonking
Seluruh benda di museum ini ditutupi dengan kancing. (scbuttonking.com) Seluruh benda di museum ini ditutupi dengan kancing. (scbuttonking.com) VIVAlife - Di salah satu daerah di South Carolina berdiri sebuah museum yang menyimpan begitu banyak barang unik. Disebut unik karena benda-benda ini dijahit dan ditempeli kancing hingga menutupi bentuk aslinya.Dinamakan The Button...

Comments

comments