JakVR - Virtual Reality Guide

Ilustrasi ASI (iStockphoto)

Ilustrasi ASI (iStockphoto)

VIVAlife – Sebuah survei yang dilakukan di Inggris menyebutkan bahwa menyusui masih dianggap sebagai hal yang tabu jika dilakukan di ruang publik. Para wanita yang menyusui masih mendapat tatapan tidak setuju dan dianggap tidak sopan oleh masyarakat. 

Imbasnya, banyak wanita yang mengurungkan niat menyusui karena khawatir dianggap negatif. 

Selain itu, para wanita juga mengurangi durasi menyusui, dari dua tahun menjadi hanya satu tahun, karena tidak ingin dianggap terlalu memanjakan anak. Padahal Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber antibodi terbaik bagi bayi.

Survei tersebut dipublikasikan secara online dalam Maternal & Child Nutrition. Survei dilakukan menggunakan metoda focus group discussion (FGD) yang terdiri dari 63 wanita. 

Dari hasil survei diketahui bahwa hanya 46 persen dari partisipan menyusui bayi mereka di rumah, sementara saat berada di luar rumah, mereka memilih menyusui menggunakan botol. 

“Dari hasil survei ini, bisa disimpulkan bahwa kaum ibu masa kini harus diberi lebih banyak penyuluhan mengenai manfaat menyusui. Begitu juga dengan persepsi masyarakat yang menganggap menyusui di ruang publik adalah hal tabu,” ujar Janet Fyle dari Royal College of Midwives, dilansir Daily Mail. (ms)


viva

guegamersBerita & PolitikASI,FGD,Janet Fyle,Maternal Child Nutrition,Padahal Air Susu Ibu
Ilustrasi ASI (iStockphoto) Ilustrasi ASI (iStockphoto) VIVAlife - Sebuah survei yang dilakukan di Inggris menyebutkan bahwa menyusui masih dianggap sebagai hal yang tabu jika dilakukan di ruang publik. Para wanita yang menyusui masih mendapat tatapan tidak setuju dan dianggap tidak sopan oleh masyarakat.  Imbasnya, banyak wanita yang mengurungkan niat menyusui karena khawatir...

Comments

comments