JakVR - Virtual Reality Guide

Mereka memilih untuk tidak mengobatinya karena merasa akan berdampak serius pada mental dan fisik (corbis.com)

Mereka memilih untuk tidak mengobatinya karena merasa akan berdampak serius pada mental dan fisik (corbis.com)

VIVAlife – Saat memasuki masa menopause, wanita memang mengalami banyak perubahan – mulai dari berhentinya masa menstruasi hingga aktivitas seks yang berkurang. Tapi dari sekian banyaknya perubahan yang dialami wanita, vagina yang kering menjadi sesuatu yang paling memalukan dan membuat wanita merasa tidak nyaman. 

Dilansir Femalefirst, hal ini diungkapkan oleh sebuah penelitian yang melibatkan 2 ribu orang dewasa. Di penelitian itu disebutkan, satu dari lima wanita di Inggris mengaku menderita dengan kondisi tersebut. Sayangnya, meski menderita, 90 persen dari mereka tidak berusaha mencari bantuan dokter. Mereka lebih memilih diam dan membiarkan hal tersebut. 

Kondisi vagina kering memang dinilai tabu, terutama bagi wanita Inggris. Mereka memilih untuk tidak mengobatinya karena merasa akan berdampak serius pada mental dan fisik. Seperlimanya bahkan mengklaim, kondisi ini membuat mereka merasa tertekan.

Sementara seperempat responden mengklaim kondisi itu membuat mereka merasa kurang feminin dan hampir setengah dari mereka mengatakan kekeringan vagina membuat mereka merasa tua. 

Tidak hanya membuat wanita merasa tak nyaman, kondisi ini juga dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Pasalnya, satu dari 10 pria mengklaim bahwa kekeringan vagina pasangan mereka berdampak buruk pada aktivitas seksual.

Hubungan Seksual

Hasilnya, sepertiga pasangan yang istrinya mengalami kekeringan vagina mulai mengalami hubungan yang buruk. Dan seperlimanya bahkan tidak lagi berhubungan seksual. 

 “Walaupun wanita tampak percaya diri dari luar, saat mengalami kekeringan, mereka sangat rapuh dan merasa harga dirinya jatuh, termasuk soal seks. Mereka jadi kurang menyenangkan saat berhubungan seks dan kurang intim bersama pasangan,” ujar Susan Quiliam, seorang pemimpin dan psikolog hubungan seksual.

Susan menambahkan, sangat penting bagi wanita untuk tak lagi merasa malu untuk memeriksakan kondisi kesehatan saat mengalami kekeringan vagina. Karena jika dibiarkan, bagi wanita lajang, hal ini akan membuatnya takut untuk memulai suatu hubungan. Sedangkan jika ia memiliki pasangan, bisa memicu rasa cemas dan perasaan ditolak. (ren)


viva

guegamersBerita & PolitikDilansir Femalefirst,Susan Quiliam
Mereka memilih untuk tidak mengobatinya karena merasa akan berdampak serius pada mental dan fisik (corbis.com) Mereka memilih untuk tidak mengobatinya karena merasa akan berdampak serius pada mental dan fisik (corbis.com) VIVAlife - Saat memasuki masa menopause, wanita memang mengalami banyak perubahan - mulai dari berhentinya masa menstruasi hingga aktivitas seks yang...

Comments

comments