NEVERBLOCK - VPN CEPATGuegamers – Baru-baru ini ada kabar memalukan dan kurang menyenangkan datang dari salah satu tim Dota 2 ternama Indonesia. Adalah Mahameru, tim asal Bandung yang kini dilaporkan terlibat kasus 322, membuatnya tersingkir dari sebuah turnament gelaran joinDOTA serta mencoreng nama baik eSports di Indonesia

Bagi kamu yang belum tahu, 322 adalah istilah sindiran yang diberikan kepada pemain yang melakukan taruhan dan dengan sengaja mengalah kepada tim musuh ketika bertanding dengan tim dirinya sendiri. Kasus 322 pertama kali datang dari Alexei Berezin alias Solo, yang kini bermain untuk tim Vega Squadron. Saat itu, Solo melakukan taruhan dan berhasil mendapatkan uang sebesar 322 USD atas kekalahan timnya sendiri. Sejak saat itu, istilah 322 pun menjadi populer di Dota 2.

Berdasarkan informasi yang Guegamers kutip langsung dari joinDOTA, setidaknya 4 pemain Mahameru tertangkap basah melakukan 322 ketika tengah bertanding melawan Zero Lattitude alias ZL di turnamen NXTGAME. Mereka adalah Dhiery SPACEMAN, Gunawan ‘Spica’ Leman, Jourdan ‘Oclaire’, dan Fajar ‘Benclung’ Maulana. Total uang yang didapatkan dari aksi 322 ini diperkirakan mencapai kurang lebih 300 USD.

keempat pemain tersebut pun tidak diperbolehkan lagi ikut di berbagai turnamen dan juga liga milik joinDOTA selama satu tahun. Sedangkan untuk tim Mahameru, hanya terkena sanksi diskualifikasi.

Menanggapi kasus 322 yang dilakukan oleh anggotanya, Irliansyah Wijanarko selaku pendiri sekaligus pemilik tim Mahameru hari ini meluncurkan sebuah pernyataan. Kamu dapat membaca penjelasan dari Irliansyah Wijanarko tersebut melalui Fanspage Resmi Mahameru .

guegamersNews322,dota 2,joinDOTA,mahameru,skandal
Guegamers - Baru-baru ini ada kabar memalukan dan kurang menyenangkan datang dari salah satu tim Dota 2 ternama Indonesia. Adalah Mahameru, tim asal Bandung yang kini dilaporkan terlibat kasus 322, membuatnya tersingkir dari sebuah turnament gelaran joinDOTA serta mencoreng nama baik eSports di Indonesia Bagi kamu yang belum tahu, 322 adalah...

Comments

comments