JakVR - Virtual Reality Guide

Belanja disebut sebagai cara efektif usir kesedihan. (Boldsky.com)

Belanja disebut sebagai cara efektif usir kesedihan. (Boldsky.com)

VIVAlife – Wanita dan belanja menjadi dua hal yang tak terpisahkan. Mereka bisa berjam-jam di sebuah mal, memasuki setiap toko hanya untuk mengusir kebosanan. Beberapa bahkan “menggila” tanpa peduli berapa tagihan kartu kredit yang harus dibayar nanti.

Bagi kebanyakan wanita, berbelanja adalah cara mudah meraih kebahagiaan. Rasa marah, kesal, seketika hilang.

Sebuah penelitian baru pun mengungkap kebenaran itu. Bahkan, berbelanja dapat membantu seseorang merasa lebih mampu mengendalikan lingkungannya.

Penelitian oleh University of Michigan ini melakukan tiga percobaan untuk menyelidiki seberapa besar pengaruh berbelanja terhadap perasaan sedih. 

Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang membeli sesuatu, merasa tiga kali lebih bahagia dibanding mereka yang hanya melihat-lihat. Bahkan, mereka menjadi 40 kali lebih mampu mengontrol kesedihannya. 

Selama ini, terapi ritel atau berbelanja yang didorong oleh tekanan, dianggap sebagai cara buruk dalam menangani kesedihan. Sebab, saat seseorang mencari kebahagiaan dengan berbelanja, mereka menjadi boros. Namun para peneliti berkata lain.

“Terapi ritel terlalu dilihat dari sisi negatifnya. Padahal, mungkin menjadi cara efektif meminimalkan rasa sedih,” ujar para peneliti seperti dilansir Daily Mail.


viva

guegamersBerita & PolitikDaily Mail
Belanja disebut sebagai cara efektif usir kesedihan. (Boldsky.com) Belanja disebut sebagai cara efektif usir kesedihan. (Boldsky.com) VIVAlife - Wanita dan belanja menjadi dua hal yang tak terpisahkan. Mereka bisa berjam-jam di sebuah mal, memasuki setiap toko hanya untuk mengusir kebosanan. Beberapa bahkan 'menggila' tanpa peduli berapa tagihan kartu kredit yang harus...

Comments

comments