JakVR - Virtual Reality Guide

Gedung MEIS di Ancol ditutup (VIVAlife/Beno Junianto)

Gedung MEIS di Ancol ditutup (VIVAlife/Beno Junianto)

VIVAlife – Gedung megah milik PT Mata Elang International Stadium (MEIS) di Ancol resmi ditutup. Penutupan MEIS disampaikan oleh perwakilan direksi dan manajemen di Hotel Twin Plaza, Jakarta, Kamis, 26 Juni 2014 kemarin. Meski demikian, pihak MEIS sudah ancang-ancang untuk membangun gedung yang baru. 

Dan dipastikan gedung itu bertaraf internasional dan lebih megah dari sebelumnya.

“Kami Akan membangun di tanah milik sendiri, uang sendiri, dengan kapasitas yang tidak kurang dari 10 ribu penonton. Kualitasnya juga yang lebih bagus,”ujar Henry Yosodiningrat perwakilan dari direksi MEIS di Jakarta.

Mengenai lokasi, MEIS belum bisa memastikan tepatnya di mana. Tetapi masih direncanakan di Jakarta. Selain itu, dikatakan juga bahwa modal yang digunakan tidak sedikit.

Bahkan, menurut keterangan pengamat musik Bens Leo yang juga hadir, pemilik MEIS, Hendra Lie ingin membangun gedung baru di Jakarta dan di Bali.

“Secepatnya akan membangun gedung baru MEIS yang lebih representatif. Kompleksnya nanti ada exhibition hall juga,” ucap Winda yang juga mewakili direksi MEIS.

Winda pun mengungkapkan bahwa gedung baru diusahakan dapat beroperasi mulai tahun depan. (ms)


viva

guegamersSelebritisBens Leo,Hendra Lie,Henry Yosodiningrat,MEIS
Gedung MEIS di Ancol ditutup (VIVAlife/Beno Junianto) Gedung MEIS di Ancol ditutup (VIVAlife/Beno Junianto) VIVAlife - Gedung megah milik PT Mata Elang International Stadium (MEIS) di Ancol resmi ditutup. Penutupan MEIS disampaikan oleh perwakilan direksi dan manajemen di Hotel Twin Plaza, Jakarta, Kamis, 26 Juni 2014 kemarin. Meski demikian, pihak MEIS sudah...

Comments

comments