JakVR - Virtual Reality Guide

Pangeran Charles dan Putri Diana saat menikah. (REUTERS)

Pangeran Charles dan Putri Diana saat menikah. (REUTERS)

VIVAlife – Tujuh belas tahun berlalu sejak kecelakaan tragis yang menghilangkan nyawa Lady Diana. Tapi kejadian itu tak lantas menghapuskan namanya dari telinga masyarakat. Sosoknya justru makin sering diberitakan. Ia begitu dikagumi rakyat Inggris karena sikapnya yang ramah dan menyenangkan. Ia bahkan dianggap sebagai wanita yang nyaris sempurna.

Kekurangannya hanya satu: tak bisa memasak. Hal itu diungkap oleh juru masak pribadi Diana semasa hidup, Darren McGrady.

Pria ini telah bekerja untuk Ratu Elizabeth II di Buckingham Palace selama 11 tahun, sebelum akhirnya direkrut Diana untuk bekerja sebagai juru masak pribadinya.

McGrady juga mengungkapkan kebiasaan makan Sang Puteri kesayangan Inggris itu dalam sebuah wawancara dengan Huffingtonpost. Ia bercerita bahwa dirinya memasak untuk Diana lima hari dalam seminggu.

Dia juga selalu meninggalkan makanan di lemari es untuk dihangatkan di akhir pekan. Tak lupa, di setiap kotak makanan itu ditempelkan catatan soal berapa menit makanan tersebut harus dipanaskan. Ini dilakukan karena ia takut Diana menghanguskannya.

Tapi sang puteri adalah pribadi rendah hati yang menganggap siapapun pekerjanya adalah teman. Saat McGrady sibuk memasak, Diana bahkan menawarkan diri membuatkan kopi untuk sang juru masak.

Diana juga lebih memilih makan di meja berbentuk bundar dengan sepuluh kursi, agar ia dapat berbincang dengan semua orang yang ikut jamuan.

“Jika ia makan sendirian, ia lebih memilih masuk ke dapur dan menyantap makanannya langsung di meja dapur sambil mengobrol dengan saya,” ujarnya.

Kebiasaan Diana ini adalah satu-satunya kebiasaan anggota kerajaan yang pernah ia lihat. Anggota kerajaan lain tidak akan pernah melakukan itu. Para juru masak bahkan diwajibkan untuk menghentikan seluruh kegiatan masak, mematikan kompor, dan mundur tiga langkah untuk memberi hormat saat Ratu Elizabeth masuk ke dapur.

Walaupun Diana sama sekali tidak bisa memasak, ia memiliki apresiasi tinggi pada makanan. Menurut McGrady, Diana sangat menyukai puding roti dan mentega dengan taburan kismis buatannya. Saat sedang membuat puding ini, Diana bahkan sering menyelinap ke dapur untuk memakan kismisnya.

Kegemarannya akan makanan manis tidak membuat Diana lupa berolahraga. Setelah sembuh dari bulimia, Diana mulai rutin berolahraga dan menerapkan diet bebas lemak. Kala itu, ia sering minta dibuatkan paprika atau terung isi sayuran. 

“Saya ingin kamu mengurus seluruh lemak yang harus saya hindari dan saya yang akan mengurus pembakaran kalori di gym,” ucap McGrady menirukan Diana.

Jika dibandingkan dengan sang menantu, Kate Middleton, McGrady mengatakan keduanya memiliki banyak kesamaan. Perbedaannya hanya satu: Kate dilaporkan memiliki ketertarikan dalam dunia memasak.

Isteri Pangeran William tersebut bahkan membuat sendiri selai buah-buahan untuk roti panggang, yang sering disantap sebagai menu sarapan keluarga kerajaan. Kate dan William pun dikabarkan sering berbelanja bahan-bahan masakan sendiri.

“Kate senang memasak dan ia selalu ingin melakukannya. Saya pikir jika Diana masih hidup, ia akan sangat menyukai Kate,” katanya. (eh)


viva

guegamersBerita & PolitikPangeran Charles,Putri Diana,Ratu Elizabeth,REUTERS,Walaupun Diana
Pangeran Charles dan Putri Diana saat menikah. (REUTERS) Pangeran Charles dan Putri Diana saat menikah. (REUTERS) VIVAlife - Tujuh belas tahun berlalu sejak kecelakaan tragis yang menghilangkan nyawa Lady Diana. Tapi kejadian itu tak lantas menghapuskan namanya dari telinga masyarakat. Sosoknya justru makin sering diberitakan. Ia begitu dikagumi rakyat Inggris karena...

Comments

comments