JakVR - Virtual Reality Guide

Warna cerah diyakini mampu meningkatkan suasana hati.  

Warna cerah diyakini mampu meningkatkan suasana hati.  

VIVAlife – Hujan yang terus mengguyur mampu menimbulkan rasa malas hingga depresi ringan, terutama mereka yang harus tetap bekerja. Tapi, ada satu solusi untuk meningkatkan semangat bekerja di bulan-bulan basah, yakni mengenakan pakaian berwarna cerah.

Cara ini disarankan oleh Mental Health Research di Inggris, agar orang-orang yang kerap menderita depresi dan gangguan afektif musiman (SAD) bisa meminimalisir ketertekanan.

Jajak pendapat itu dilakukan oleh badan amal terhadap 2.000 peserta. Mereka menemukan: satu dari lima karyawan di Inggris tidak mau memakai warna cerah karena dianggap tidak profesional. Sementara, responden wanita lebih mungkin memakai pakaian berwarna-warni (36 persen) dibandingkan pria (24 persen). 

Dr. Laura Davidson, pakar kesehatan mental dan Direktur Mental Health Research mengatakan, kebiasaan berpakaian warna gelap seperti hitam dan abu-abu di kantor perlu diubah. 

“Persepsi memakai warna gelap di kantor memperlihatkan profesionalisme itu keliru. Kita perlu mengubah budaya di tempat kerja,” ujarnya seperti dikutip Telegraph.

Laura menekankan, warna cerah memang tak sepenuhnya menghilangkan depresi, tetapi banyak penelitian menghubungkan warna cerah dan perbaikan suasana hati. 


viva

guegamersBerita & PolitikLaura Davidson,Mental Health Research,SAD
Warna cerah diyakini mampu meningkatkan suasana hati.   Warna cerah diyakini mampu meningkatkan suasana hati.   VIVAlife - Hujan yang terus mengguyur mampu menimbulkan rasa malas hingga depresi ringan, terutama mereka yang harus tetap bekerja. Tapi, ada satu solusi untuk meningkatkan semangat bekerja di bulan-bulan basah, yakni mengenakan pakaian berwarna cerah. Cara...

Comments

comments