JakVR - Virtual Reality Guide

Meski menggemaskan, gigitan kucing bisa berbahaya. (REUTERS/ Leonhard Foeger)

Meski menggemaskan, gigitan kucing bisa berbahaya. (REUTERS/ Leonhard Foeger)

VIVAlife – Bagi pencinta hewan, kucing mungkin binatang paling menggemaskan. Tingkah lucu dan bulu halusnya mengundang untuk dibelai. Ia pun biasanya akan bergelung manja pada pemiliknya.

Namun hati-hati, jangan sampai memancing amarah mereka. Kalau sampai mencakar atau menggigit, bisa berbahaya. Gigitan kecil saja, bisa membuat seseorang dirawat di rumah sakit.

Para ahli menyebut, gigitan kucing memasukkan bakteri jauh ke dalam sendi dan jaringan tubuh. Bakteri itu kemudian menemukan tempat paling sempurna untuk berkembang biak.

Mereka tumbuh dengan perlindungan dari darah dan sistem kekebalan tubuh. Akibat jangka panjangnya: infeksi.

Bahkan, gigitan kucing bisa lebih berbahaya dari anjing. Dr Brian Carlsen dari Mayo Clinic di Amerika Serikat menjelaskan, anjing memiliki karakter gigi yang sedikit lebih tumpul dibanding kucing.

“Mereka tidak menembus ke dalam dan cenderung hanya meninggalkan luka yang besar setelah menggigit. Sedangkan gigi kucing yang tajam, bisa menembus sangat dalam,” katanya.

Ironisnya, bakteri yang ditularkan kucing melalui giginya, termasuk yang paling “bandel”. Ia sulit dilawan dengan antibiotik. Tingkat kegagalan antibiotik mencapai 14 persen.

Para ahli sudah melalui penelitian untuk menyimpulkan hal itu. Mereka mengidentifikasi 193 pasien dengan gigitan kucing selama lebih dari tiga tahun.

Sebanyak 57 di antaranya, harus menjalani rawat inap di rumah sakit sampai tiga hari lamanya, hanya gara-gara gigitan kucing. Dua per tiga dari pasien bahkan harus menjalani operasi.

Mengutip laman Daily Mail, 38 di antara pasien harus dibedah untuk menghilangkan jaringan yang terinfeksi. Delapan orang terpaksa dioperasi lebih dari sekali, dan beberapa memerlukan beda rekonstruksi.

Peneliti juga menganalisis perkiraan rentang waktu antara gigitan kucing dengan perawatan medis. Karena orang-orang cenderung menganggap gigitan kucing hal sepele, biasanya keluhan baru muncul 27 jam setelah tergigit.

Karena itu, sebaiknya Anda berhati-hati saat membelai kucing kesayangan. Jangan lagi tertawa saat kucing menggigit Anda. Segera cari bantuan medis, meski kelihatannya gigitan tak berbahaya. (eh)


viva

guegamersBerita & PolitikAmerika Serikat,Daily Mail,Leonhard Foeger,Mayo Clinic,REUTERS
Meski menggemaskan, gigitan kucing bisa berbahaya. (REUTERS/ Leonhard Foeger) Meski menggemaskan, gigitan kucing bisa berbahaya. (REUTERS/ Leonhard Foeger) VIVAlife - Bagi pencinta hewan, kucing mungkin binatang paling menggemaskan. Tingkah lucu dan bulu halusnya mengundang untuk dibelai. Ia pun biasanya akan bergelung manja pada pemiliknya.Namun hati-hati, jangan sampai memancing amarah mereka. Kalau...

Comments

comments