JakVR - Virtual Reality Guide

Peneliti meyakini nama belakang (Huffington Post)

Peneliti meyakini nama belakang (Huffington Post)

VIVAlife – Sebaris nama ternyata tak hanya berfungsi sebagai penanda atau identitas. Nama juga menunjukkan keterkaitan terhadap gangguan tubuh, seperti gangguan denyut jantung. Demikian menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa di Dublin, orang-orang yang memiliki nama belakang “Brady”, lebih mungkin memiliki kondisi medis denyut jantung lemah saat bekerja. Saat gejala ini muncul, penderita harus dibantu dengan pemasangan alat pacu jantung.

Sebelumnya para peneliti melakukan pengamatan terhadap 161.976 orang di Dublin, tahun 2007 hingga 2013. Tercatat ada 579 orang bernama belakang Brady. Kemudian nama-nama itu dicocokkan dengan data pengguna alat pacu jantung yang kerap dipakai orang-orang yang mengalami denyut jantung melambat.

Hasilnya cukup mengejutkan. Kondisi yang dalam istilah medis disebut bradikardi ini lebih rentan dialami oleh orang-orang dengan nama belakang Brady. Risikonya bahkan 2,27 kali lebih tinggi dibanding orang-orang dengan nama selain Brady.

Peneliti dari Mater Misericordiae University Hospital, James Connolly Memorial Hospital dan Royal College of Surgeons, meyakini masih ada lebih banyak orang dengan nama Brady yang secara ‘kebetulan’ mengalami kondisi bradikardi.

“Kami menunjukkan bahwa pengaruh nama seseorang tidak hanya pada karier, tapi juga menentukan aspek kesehatannya,” tulis para peneliti seperti dikutip Huffington Post.

Tidak puas menghubungkan nama Brady dengan risiko bradikardi, para ilmuwan berencana melakukan penelitian lain. Kali ini untuk mengungkap risiko obesitas pada orang-orang dengan nama belakang Fatt (fat: gemuk), dan kerentanan terhadap depresi pada orang-orang dengan nama belakang Lowe (low: rendah, dalam konteks mood yang tidak baik). (adi)


viva

guegamersBerita & PolitikBritish Medical Journal,Huffington Post,Huffington Post Peneliti,James Connolly Memorial Hospital,Mater Misericordiae University Hospital
Peneliti meyakini nama belakang (Huffington Post) Peneliti meyakini nama belakang (Huffington Post) VIVAlife - Sebaris nama ternyata tak hanya berfungsi sebagai penanda atau identitas. Nama juga menunjukkan keterkaitan terhadap gangguan tubuh, seperti gangguan denyut jantung. Demikian menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa di Dublin, orang-orang...

Comments

comments